SEKOLAH RAKYAT ALA PRABOWO

Motode dalam pendidikan merupakan faktor penting. Selama ini pendidikan di Indonesia masih memakai motode yang formalistik dengan menempatkan murid sebagai obyek semata. Ada motode lain yang perlu dicoba dalam dunia pendidikan, yaitu Metode Socrates. Metode ini lebih menempatkan guru dan murid sebagai kawan dalam berdialog. Inilah metode yang idealnya diterapkan...

PRABOWO MELURUSKAN PERISTIWA MADIUN 1948

Prabowo Subianto kembali membuat pernyataan yang mengejutkan. Dalam pembukaan sidang kabinet 5 Mei 2025, Prabowo menyatakan, "Peristiwa Madiun, seolah-olah itu komunis, ternyata yang membawa Muso, Semaun, semua itu adalah Belanda, difasilitasi oleh Belanda." Pernyatan Prabowo itu telah mendokontruksi Madiun Affair yang selama ini disebut sebagai Pemberontakan PKI Madiun 1948. Selama...

ANDI MUNAJAT DAN HARI “BEGY” SUBAGJO: PELOPOR GERAKAN KIRI DI FILSAFAT UGM

Kamera sementara dipindahkan ke Yogyakarta. Sebelum menempati bangunan yang sekarang, Fakultas Filsafat UGM berada disalah satu ruangan di Gedung Pusat UGM. Kalau sodara saudari pernah nonton film “Cintaku di Kampus Biru”, ada ruangan perkuliahan yang ditampilkan, itulah Gedung Pusat UGM. Konon, gedung ini diarsiteki oleh Sukarno. Dulu di halamannya ada...

KEPALAN TANGAN KIRI PRABOWO DI HARI BURUH

Prabowo Subianto mengepalkan tangan kiri. Ia menyanyikan lagu Internationale. Suara baritonnya mengumandangkan: "Bangunlah kaum yang terhina! Bangunlah kaum yang lapar! Kehendak yang mulia dalam dunia Senantiasa bertambah besar" Baru pertama kali presiden Indonesia ikut menyanyikan lagi Internationale. Dulu, lagu ini hanya dinyayikan aktivis buruh Kiri. Sekarang Prabowo ikut berdendang menyanyikannya...

TEMPO: PALANG PINTU LIBERALISME DI INDONESIA

Bulan Oktober 1970, Majalah Rampart menerbitkan tulisan intelektual lulusan Harvard, David Ransom. Judul tulisan itu The Mafia Berkeley and the Indonesian Massacre. Ransom dengan teliti mengulik keterlibat Amerika Serikat dalam pembantaian massal 1965 dan menyiapkan Mafia Berkeley serta lembaga donor untuk mengendalikan ekonomi Indonesia dalam cengkraman Amerika. Lewat lembaga-lembaga semacam Rockefeller Foundation...

PRABOWO SANG KERTANEGARA

Dalam sajaknya, penyair Toto Sudarto Bachtiar mengatakan, "Kemerdekaan ialah cinta salih yang mesra/Bawahlah daku kepadanya." Sajak ini menyiratkan bahwa ada yang indah dalam kemerdekaan layaknya cinta. Sayangnya, keindahan bukanlah sesuatu yang bisa hadir sertamerta sebagaimana halnya kemerdekaan. Dalam hal ini, kitalah yang harus membawa diri kita "kepadanya." Itulah mengapa para...

KEPALA BANTENG DI BALIK KEPALA BABI

Yang banyak dituntut adalah sikap simpati dan empati terhadap Kepala Babi yang dikirimkan ke wartawati majalah Tempo. Selanjutnya, kita dituntut untuk mengutuk tindakan tersebut sebagai sebuah teror yang bisa membungkam kebebasan pers. Apabila kita tak melakukan kedua hal itu, kita akan dituduh tak peduli atau bahkan dianggap mendukung teror terhadap...

PANDANGAN, POSISI DAN PETISI PERHIMPUNAN MASYARAKAT INDONESIA DI JERMAN TERHADAP PENGESAHAN REVISI UNDANG-UNDANG TENTARA NASIONAL INDONESIA (UU No. 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia)

Revisi UU TNI yang disahkan pada 20 Maret 2025 di tengah gelombang aksi #IndonesiaGelap, yang mendapat penolakan luas dari gerakan masyarakat sipil, merupakan langkah mundur dalam sejarah demokrasi Indonesia. Undang-undang ini melegalkan kembali praktik Dwifungsi ABRI secara struktural dan permanen di era pemerintahan Prabowo Subianto. Secara prinsipil, tidak ada mekanisme...

TAK ADA LAGI DWI FUNGSI TENTARA

Ketakutan terhadap revisi UU TNI persis sama dengan ketakutan terhadap komunisme: hanya ada di kepala. Borjuis kecil—intelektual paranoid dan LSM—seperti anjing yang terbakar ekornya: heboh sendiri. Konsep tentara Indonesia adalah tentara rakyat. Selain bekas KNIL dan PETA, unsur utama pembentuk tentara adalah laskar-laskar rakyat. Sukarno memilih Suprijadi—tokoh revolusioner dalam pemberontakan...

SANG JENDRAL DAN PROGRAM REVOLUSIONERNYA: DARI EFISIENSI SAMPAI DANANTARA

Jenderal Simon Bolivar di ujung senjanya merasa sia-sia atas perjuangannya melawan imperialisme Spanyol di Amerika. Negeri-negeri yang ia bebaskan dari penjajahan tercabik-cabik. Impiannya mendirikan satu imperium di Amerika Latin pecah, menciptakan rasa perih. Ia pun mati dalam kesunyian. Itulah yang diceritakan Gabriel Garcia Marquez dalam Sang Jenderal dan Labirinnya. Di...