JOKOWI DAN PSI: SATU URAT, SATU ZAT

Dalam politik Indonesia, Jokowi merupakan arus utama. Kehadirannya dalam kancah politik membalikkan analisa-analisa politik konvensional bahwa tokoh politik penting hanya bisa hadir dari keturunan darah biru dan keluaran Akademi Militer di Lembah Tidar. Jokowi berbeda dengan pendahulunya, Soeharto, Gus Dur, Megawati dan SBY. Jokowi berasal dari rakyat kebanyakan yang pernah...

SLANK TAK LAGI BISA MENGGORENG

Slank limbung. Lagu terbarunya, Republik Fufu Fafa, tak mampu melahirkan pujian. Mereka bermaksud meledek Jokowi dan Gibran, tapi justru cibiran yang didapat. Muncul lagu jawaban yang konon dibuat dengan AI, Tak Diberi Tulang Lagi. Lagu ini menyebar di media sosial, khususnya tiktok, menenggelamkan lagu Slank. Liriknya sederhana saja: “Tapi waktu...

KONSTRUKSI HITAM TERHADAP RAJA JULI

Banjir di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, memunculkan nama filsuf Jacques Derrida. Dalam konteks Indonesia, banjir bandang yang terjadi di tiga tempat itu bukan semata peristiwa alam semata, tapi telah menjadi peristiwa konstruksi hitam terhadap Raja Juli. Menurut Derrida, orang menggunakan bahasa untuk membangun konstruksi atas berbagai hal yang...

ADA SOSDEM DALAM WAWANCARA GIBRAN

Gibran Rakabuming Raka tampil memukau dalam wawancara di kanal SCTV. Tanpa rasa kagok dia menyampaikan gagasan-gagasannya dengan lancar dan jernih. Sebagai anak muda, Gibran menunjukkan kualitasnya sebagai pemimpin negara ini. Tak salah bila Prabowo Subianto memilih Gibran sebagai wakil presiden. Ada yang menarik dalam wawancara Gibran ini. Pandangan-pandangan sosial demokrasinya...

BELAJAR DARI PKI DALAM MENANGGULANGI BENCANA

DALAM buku Soe Hok Gie, Di Bawah Lentera Merah: Riwayat Sarekat Islam Semarang 1917-1920, ada catatan yang nyempil. Sepertinya remeh. Kalau tak jeli membacanya akan terlewati; sering kali kita lebih terangsang oleh kata semacam ‘berontak’ atau mungkin ‘mogok.’ Gie menandainya dengan kepala: Wabah Penyakit Pes. Apa kelindan antara pes dan Sarikat Islam [SI] Semarang? Pes,...

NGERI! ADA AMIR SJARIFOEDDIN DI KANTOR PSI

Rabu malam, selepas adzan Magrib, Amir Sjarifoeddin menyambangi kantor PSI (Partai Solidaritas Indonesia) di Tanah Abang. Tapi bukan fisiknya yang hadir, melainkan tapak-tapak perjalanan hidupnya lewat buku Amir Sjarifoeddin karya Rudolf Mrazek. Andy Budiman, Waketum PSI, yang malam itu tampil sebagai pemantik diskusi, dengan apik menjelaskan paradoks seorang bapak bangsa...

SEBELAS TAHUN PSI: VINI, VIDI, VICI

"Bagi kami kau tak hilang tanpa bekas Hari ini tumbuh dari masamu Tangan kami yang meneruskan Kerja agung juang hidupmu Kami tancapkan kata mulia Hidup penuh harapan: Suluh dinyalakan dalam malammu, Kami yang meneruskan sebagai pelanjut angkatan." (Puisi Henritte Rolland Holst (Tante Janet) di nisan Aliarcham, Tanah Tinggi) PSI (Partai...

SUARA BENING RAJA JULI DARI BRASIL

Filsuf Jerman, Martin Heidegger, mengatakan bahwa manusia "Ada-dalam-Dunia." Heidegger menilik manusia sebagai subyek yang mengada dan tidak terpisah dari dunia. Dalam pandangan Heidegger, dunia bukan semata apa yang dihasilkan manusia dalam melakoni hidupnya, namun lebih luas daripada itu, yaitu alam. Dialektika antara manusia dengan alam inilah yang pada girilirannya akan...

HOPENG PRABOWO DAN TINJU UNTUK BANTENG SERTA PKS

Dua orang ini, Jokowi dan Prabowo, seirama dalam membaca problem bangsanya. Jokowi mendapatkan pengetahuan dari perjalanan hidupnya. Lahir sebagai anak orang biasa telah membuat hidupnya kaya dengan pelajaran. Prabowo lahir sebagai anak elit politik Indonesia, namun tragedi bangsanya membuat hidupnya berpindah-pindah tanpa jelas nasibnya. Sebagai bagian dari keluarga intelektual, ia...

SOSIALISME BERKIBAR DI NEW YORK

Sosial Demokrasi menang di jantung kapitalisme: New York. Anak muda imigran, ibu bapak India, Zohran Kwame Mamdani, mengibarkannya persis di samping Patung Liberty. Sebuah ideologi bisa diterima karena mampu menjawab persoalan rakyat. Ideologi harus jelas kelaminnya. Konkret dan bukan suatu yang abstrak seperti Pancasila di Indonesia. Sosial Demokrasi yang dibawa...