PRABOWO: SISIFUS YANG DIBEBASKAN DARI KUTUKAN OLEH GUS DUR

Dalam berbagai kesempatan, Prabowo Subianto mengatakan sebagai tukang pijat Gus Dur. Di kesempatan lain, Prabowo merasa Gus Dur mendukungnya sebagai calon presiden. Dalam acara lain, Prabowo mengaku dikenalkan oleh Gus Dur dengan ulama kharismatik Mbah Lim dari Klaten.

Gus Dur meramalkan Prabowo akan jadi presiden. Dan hari ini terbukti. Hubungan Prabowo dengan Gus Dur ini cukup unik. Prabowo dibesarkan cara berpikir Barat yang rasional. Ia dididik di Akadami Militer yang mengajarkan cara berpikir modern. Sementara Gus Dur berasal dari kalangan Islam tradisonal. Namun mereka bisa bertemu dalam satu titik: nasionalisme. Gus Dur dikenal dengan pemikiran-pemikiran demokratisasi. Ia menolak pemikiran eksklusif tentang ke Islaman. Sebagaimana sebagian besar tentara, Prabowo adalah seorang nasionalisme. Dalam titik temu inilah Gus Dur dan Prabowo dalam satu ikatan.

Semasa Orde Baru, bintang Prabowo memang moncer. Kariernya yang melesat sering dikaitkan bahwa dirinya adalah menantu Soeharto. Disaat bintangnya tengah melesat, terjadi prahara politik pada tahun 1998. Seperti Soeharto yang rontok, Prabowo ikut rontok. Soeharto jatuh, Prabowo jatuh. Banyak pihak yang meramalkan karier Prabowo sudah tamat, apalagi setelah diberhentikan dengan hormat dari dinas militer padahal usianya masih relatif muda. Prabowo mengasingkan diri ke Jordania. Raja Jordania adalah sahabatnya ketika sekolah militer di Amerika Serikat.

Saat berada di Jordania inilah Gus Dur yang saat itu menjadi presiden mengizinkan Prabowo balik ke Indonesia. Saat itu orangtua Prabowo sakit. Saat Gus Dur datang ke Jordania, Prabowo diajak bertemu. Prabowo minta izin pulang ke Indonesia dan Gus Dur mengizinkannya. Prabowo pulang lewat Singapura. Duta besar Singapura waktu itu, Luhut Binsar Panjaitan, membantunya masuk ke Indonesia. Berkat jasa Gus Dur, Prabowo bisa menjejakkan kaki di Indonesia.

Prabowo ibarat seorang Sisifus yang dihukum oleh para dewa ke puncak bukit. Setelah batu sampai ke puncak, batu itu kembali tergelincir ke bawah. Sisifus harus mendorongnya kembali ke atas. Begitulah yang terjadi secara berulang-ulang. Sisifus menjalankan hukuman itu dengan tulus iklas. Gus Durlah yang membebaskan dari hukuman itu. Prabowo terbebas. Ia mengikuti jalan demokrasi yang dipegang Gus Dur. Ia mendirikan partai politik. Tiga kali bertarung dalam pilpres dan tiga-tiganya ia kalah. Namun ia tak patah arang. Dalam usia senjanya ia bertarung dalam pilpres 2024, dan kali ini Prabowo menang.

 

Pemberian amnesti Prabowo kepada Hasto merupakan upayanya mengikuti jejak Gus Dur. Sewaktu menjadi presiden, Gus Dur memberikan amnesti kepada kader-kader PRD yang dipenjara Orde Baru. Bedanya, amnesti Gus Dur disertai rehabilisasi sehingga kader-kader PRD dinyakan tidak pernah bersalah. Sementara Hasto hanya sebatas amnesti yang menandakan Hasto tetap bersalah namun karena belas kasihan Prabowo  kesalahannya diampuni. Sama pula ketika Prabowo berusaha merangkul Putri Malu—Megawati—juga dilakukan Gus Dur ketika awal-awal reformasi. Keduanya paham, karakter Banteng adalah ngamukan. Oleh karena itu, Banteng perlu selalu dipuk-puk agar tidak liar.

 

Prabowo berkeinginan melanjutkan rekonsiliasi yang pernah dilakukan Gus Dur. Sewaktu menjadi presiden, Gus Dur berusaha merangkul orang-orang Kiri yang menjadi eksil yang tak pernah bisa menginjakkan kakinya di Indonesia ketika Suharto berkuasa. Gus Dur membuka pintu bagi mereka bila hendak kembali ke Indonesia. Sementara Prabowo merangkul orang-orang Kiri masuk dalam kabinetnya. Langkah Prabowo ini untuk menjalin persatuan nasional. Memang ada upaya-upaya dari Katolik fundamentalis—Kasebul—untuk mengganjalnya, namun pelan-pelan Prabowo mulai mengatasinya: mengandangkan Hasto dan Tom Lembong.

Selaian Barat, Prabowo mesti mewaspadai Kasebul ini. Dulu Gus Dur juga ikut digulingkan oleh elemen-elemen Kasebul. Mereka tak pernah menghendaki Idonesia bersatu dan maju. Sejak semula, Kasebul sudah bekerjasama dengan Barat (CIA) untuk menjadikan Indonesia sebagai sapi perahan.

Bila merujuk dalam pernyataan-pernyataannya, Prabowo sangat menghormati Gus Dur. Dalam berbagai kesempatan ia sering memuji-muji Gus Dur sebagai mentor politiknya. Ia sepertinya tak pernah lupa bahwa Gus Dur salah satu dewa penyelamat dalam hidupnya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *